Tampilkan postingan dengan label Pelacur yg keji-kebinasaannya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelacur yg keji-kebinasaannya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2013

Pelacur yg keji-kebinasaannya

Pelacur
yang Keji—Kebinasaannya
”Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita, sebab benar dan adil segala penghakimanNya; karena Ialah yang telah menghakimi [”mengeksekusi,” NW] pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hambaNya atas pelacur itu.”—WAHYU 19:1, 2.

SEMUA hal yang telah kita bahas cukup serius. Namun, perlu kita perhatikan bahwa Wahyu 17:2 juga menyebut tentang percabulan antara pelacur besar itu dengan ”raja-raja di bumi.” Walaupun ia sudah jatuh, ia masih tetap sahabat karib dunia ini, dan ia berupaya memanipulasi para penguasa dunia untuk mencapai tujuannya. (Yakobus 4:4) Pelacuran rohani ini, yaitu hubungan gelap antara Babel Besar dengan para penguasa politik, mengakibatkan puluhan juta orang yang tidak bersalah mati sebelum waktunya! Bahwa pelacur besar terlibat di kedua belah pihak dari pertarungan dalam Perang Dunia I sudah cukup buruk, namun dosa-dosanya sehubungan dengan Perang Dunia II, pasti telah ”bertimbun-timbun sampai ke langit”! (Wahyu 18:5) Mengapa kita mengatakan demikian?